Minggu, 16 Juni 2013

Bacalah Walau Semenit

 Jika orang yang selama ini engkau cinta dan sayangi dengan tulus memutuskan untuk pergi meninggalkan dirimu begitu saja dengan maksud untuk memilih yang lain..

Maka TERIMALAH dengan hati LAPANG.
Karena suatu saat nanti Tuhan akan menghadirkan orang lain yang akan menggantikan cintanya melebihi apa yang telah dia berikan selama ini.

Berusahalah untuk MENGIKHLASKAN.
Karena mengharap cinta dari orang yang nyata-nyata sudah tak menyayangi kita adalah sebuah kesia-siaan dan sama saja dengan menyiksa serta menyakiti diri sendiri.

Serta BERSABARLAH.
Karena yang sempurna dari yang tersempurna akan di hadirkan untukmu yaitu orang yang bakal menghampirimu dan memang ditakdirkan untukmu.

BERHENTILAH membuang percuma air matamu.
Karena yang engkau tangisi sedang bersama orang lain yang ia pilih menjadi pendampingnya.

Masih pantaskah air mata tumpah hanya untuk orang yang telah mengabaikan ketulusan cintamu?

Akan jauh lebih berguna jika air matamu engkau tumpahkan kepada-Nya agar Dia berkenan memberimu pengganti yang lebih baik darinya.

Tetap BERSEMANGAT.

Dalam menantikan hadirnya seseorang yang tak hanya baik di hadapanmu.
Akan tetapi yang juga baik di hadapan Tuhan.
Yang punya komitmen untuk membangun puing-puing kehancuran hatimu.
Untuk menyongsong harapan yang baru.
Menuju Cinta hakiki yang senantiasa dilindungiNya.

Ya Tuhan...
✔ Muliakanlah orang yang membaca Blog anehdidunia ini
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit, Fitnah, Prasangka Keji, Berkata Kasar, dan Mungkar
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang me-LIKE atau Follow serta membagikan melalui website ini.

Baca Selengkapnya »

Alasan Kenapa Kaki dan Ketiak Gampang Geli

 Ketiak dan telapak kaki hampir sebagian besar orang menjadi bagian tubuh yang paling tidak tahan geli. Kenapa dua bagian ini paling sensitif dan tidak tahan jika digelitik atau disentuh?
Beberapa orang mungkin memiliki bagian sensitif yang berbeda, karena pada titik tersebut menghasilkan refleks geli dengan derajat yang bervariasi atau bahkan tidak sama sekali. Seseorang mungkin memiliki daerah sensitif dimana orang lain tidak merasakan apapun.
Telapak kaki dan ketiak merupakan dua daerah dalam tubuh yang paling sensitif bagi kebanyakan orang. Hal ini karena pada telapak kaki memiliki konsentrasi Meissner’s corpuscles yang lebih tinggi. Ujung dari saraf ini akan membuat telapak kaki memiliki kadar geli yang lebih tinggi daripada bagian tubuh lainnya, seperti dikutip dari health.
Biasanya tempat yang paling geli adalah tempat yang sangat rentan terhadap serangan, setidaknya di sekitar bagian atas tubuh. Pada bagian ketiak mengandung pembuluh darah dan arteri, serta memungkinkan akses leluasa ke jantung karena tulang rusuk sangkar tidak lagi memberikan perlindungan kepada rongga dada di sekitar ketiak.
Hal yang sama juga berlaku pada bagian tubuh yang geli lainnya seperti leher. Karena tidak ada perlindungan dari tulang, maka secara otomatis seseorang akan bereaksi ketika daerah tersebut disentuh oleh orang lain. Sebagai tambahan, saraf reseptor yang dekat dengan permukaan kulit akan membuat sensitifitasnya makin tinggi.
Selain itu, leher juga mengandung bagian-bagian penting. Seperti karotid yang akan memasok darah ke otak serta batang leher yang membawa udara ke paru-paru juga terletak dibagian depan leher.
Peneliti juga menunjukkan bahwa cerebellum (otak kecil), yang merespons sentuhan akan menunjukkan aktivitas yang lebih saat diberi sentuhan yang mendadak dibandingkan dengan sesuatu yang telah diantisipasi. Jika otak sudah bisa mengenali sentuhan yang akan datang, hal ini akan membuat saraf respons tidak terlalu intens. Makanya seseorang tidak akan pernah berhasil menggelitik diri sendiri.
Seseorang yang tertawa saat digelitik dipengaruhi oleh faktor sosial, karena orang akan tertawa jika yang melakukan sentuhan tersebut adalah seseorang yang dekat atau sudah merasa nyaman satu sama lain seperti orang tua, sahabat, atau teman. Namun, jika yang melakukannya adalah orang lain, responsnya bukan tertawa tapi bisa saja menjadi marah

Baca Selengkapnya »

Besok, Ribuan Massa bakal Demo Tolak Harga BBM Naik

 Ribuan orang diperkirakan akan terlibat dalam aksi massa menolak rencana penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Massa yang terdiri dari sejumlah aliansi buruh dan elemen masyarakat akan menggelar unjuk rasa di beberapa titik di Ibu Kota, pada Senin (17/6).

Kepala Bagian Pembinaan Operasional Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKB Budiyanto di Jakarta, Minggu (16/6), menjelaskan massa akan memulai aksi sejak pukul 08.00 WIB di depan pintu Tol Kebon Nanas, Tangerang serta di pintu masuk Bandara Soekarno Hatta.

"Di sana akan ada unjuk rasa yang dilakukan Aliansi Serikat Buruh atau Serikat Pekerja Tangerang Raya dan KSPSI Kota Tangerang yang menolak penaikan BBM. Jumlah massa sekitar 1.000 orang," ujar Budiyanto.

Kemudian, lanjut dia, sekitar pukul 09.00 WIB, sekurangnya 300 massa dari aliansi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) juga akan menggelar aksi di depan gedung DPR-MPR RI. "Massa juga akan mendesak Panja Ketenagakerjaan segera menghapus sistem kerja alih daya di BUMN."

Gelombang aksi di depan gedung wakil rakyat terus berlanjut. Kali ini giliran Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang melancarkan aksi. Diperkirakan ada 2.000 orang yang ikut tergabung di dalam aliansi tersebut.

"Massa KSPI ini juga unjuk rasa ke Kantor Ditjen Pajak Jakarta Selatan sekitar pukul 10.00. Tuntutannya adalah menolak penaikan harga BBM dan usut tuntas kasus korupsi di Ditjen Pajak," terang Budiyanto.

Forum Buruh DKI Jakarta juga meminta ketegasan Kepala Dinas Ketenagakerjaan DKI untuk berkomitmen memperjuangkan upah layak di instansi tersebut. Sedikitnya 500 orang dari Forum Buruh akan unjuk rasa di Kantor Gubernur pada pukul 10.00 WIB dan selanjutnya bergerak ke Gedung MPR/DPR.

"Selain itu, massa Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) sebanyak 500 orang juga akan berunjuk rasa di Gedung DPR-MPR RI, menolak penaikan harga BBM, sekitar pukul 12.00," kata Budiyanto.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menuturkan, dalam rapat internal tersebut telah dibahas terkait lokasi demonstrasi dan jumlah massa. Data itu penting untuk disetarakan dengan jumlah personel yang akan diterjunkan.

"Ada beberapa yang memberitahukan lewat media akan rencana unjuk rasa. Tapi, kan belum memberitahukannya ke kami (kepolisian)," kata Rikwanto.

Rikwanto meminta massa tidak anarkistis atau mengganggu kepentingan umum semisal menghambat kelancaran arus lalu lintas. "Barang siapa kedapatan melanggar hukum maka akan ditindak secara tegas." 

Baca Selengkapnya »

Empat Mobil Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Ranuyoso


Pickup Grandmax dan Truk Semen
Jalur tengkorak di Jl. Raya Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso yang menghubungkan antara wilayah Kabupaten Lumajang dan Probolinggo kembali memakan korban. Jumat (14/6/2013) malam, empat mobil mengalami kecelakaan beruntun di jalur maut ini, akibatnya tiga korban tewas seketika di lokasi kejadian.

Dari informasi yang dihimpun Sentral FM, keempat mobil yang terlibat kecelakaan beruntun yang terjadi pukul 21.00 ini, masing-masing pick up Grand Max bernomor polisi B-9822-NAE, truk gandeng bermuatan semen, sebuah truk gandeng tanpa muatan dan dump truck bermuatan pasir bernomor polisi BE-9467-BP.

Ketiga korban yang tewas seketika di lokasi kejadian dalam insiden kecelakaan hebat ini, masing-masing bernama Mujiman (63), warga Dalem Suryowijayan, Yogyakarta yang berstatus Abdi Dalem Keraton Yogyakarta selaku pengemudi Pick Up Grand Max, Edik (34), warga Trenggalek selaku pengemudi sopir dump truck bermuatan pasir bersama keneknya, Hengki (30), yang juga adik kandungnya.

Ketiga korban yang tewas setelah mengalami luka parah, terutama di bagian kepala ini langsung dievakuasi ke ruang pemulasaraan RSU dr Haryoto Lumajang. “Ketiga korban tewas ini dimintakan otopsi di RSU dr Haryoto Lumajang,” kata Ipda Ponsen Dadang, SH Kaur Bin Ops Satlantas Polres Lumajang.

Sementara dalam insiden ini, sejumlah korban lainnya juga mengalami luka ringan. Diantaranya, Iskandar yang merupakan penumpang mobil Pick Up Grand Max yang juga majikan dari korban tewas Mujiman, pengemudi Truk Gandeng bermuatan semen bernama Sunarko (58), warga Ajung, Kabupaten Jember, pengemudi taruk gandeng tanpa muatan bernama Nurhadi (48), warga Jember bersama anaknya Kurniawan.

Korban luka ringan juga langsung dilarikan ke IRD RSU dr Haryoto Lumajang. Dan sampai saat ini mereka masih dalam perawatan petugas medis di Rumah Sakit terbesar di Kota Pisang ini.

Peristiwa kecelakaan maut ini, juga menyebabkan kemacetan luar biasa di jalur penghubung antara wilayah Kabupaten Probolinggo menuju Kabupaten Lumajang ini. Dimana, kemacetan ini terjadi sejak insiden terjadi pukul 21.00, hingga 6 jam kemudian karena proses evakuasi terhadap bangkai kendaraan terus dilakukan.

“Sekitar pukul 03.00, evakuasi masih dilakukan meski arus lalu-lintas bisa dibuka dengan sistem buka tutup. Proses evakuasi kami lakukan hingga pukul 05.30 tadi. Saat ini, bangkai tiga kendaraan yang rusak berat, yakni pick up Grand Max, truk gandeng bermuatan Semen dan dump truck masih ada di lokasi. Ketiga kendaraan itu sudah dipinggirkan. Sedangkan, truk gandeng tanpa muatan karena rusak ringan, bisa dievakuasi ke Kantor Satlantas Polres Lumajang di Jl. Gatot Subroto,” urai Ipda Ponsen Dadang, SH.

Dijelaskan oleh Kaur Bin Ops Satlantas Polres Lumajang ini, kronologis kecelakaan itu bermula saat pick up Grand Max melaju dengan kecepatan tinggi dalam perjalanan dari Yogyakarta berniat menuju ke Lumajang. Kendaraan ini meluncur dari dari jalur Probolinggo menuju Lumajang dan saat melintas di lokasi kejadian berusaha mendahului truk gandeng bermuatan semen yang dikemudikan Sunarko, korban selamat.

Namun nahasnya, dari arah berlawanan meluncur dump truck bermuatan pasir yang akan mengirimkan material itu dengan tujuan Surabaya yang dikemudikan Edik. Akibatnya, tabrakan hebat pun tak bisa dihindarkan lagi. “Sampai-sampai pick up ini masuk ke kolong truk yang dikemudikan Sunarko,” jelas Ipda Ponsen Dadang, SH.

Tabrakan ini juga menyebabkan roda dump truk bermuatan pasir lepas hingga nyelonong melaju tak terarah. Mobil ini terseret hingga 60 meter hingga dari arah meluncur truk gandeng tanpa mutan yang dikemudikan Nurhadi. Nurhadi pun banting setir hingga dump truck ini menabrak bak truk gandeng tersebut.

Saat ini, aparat Satlantas Polres Lumajang masih berusaha menyelidiki insiden kecelakaan hebat yang menelan 3 korban jiwa tersebut. “Saya saat ini juga masih berada di Ranuyoso untuk melakukna olah TKP sekaligus menghimpun keterangan dari saksi-saksi di sana Mas. Kita juga masih dalam proses evakuasi untuk membawa tiga kendaraan yang masih ada di pinggir jalan ke Kantor Satlantas Polres Lumajang sebagai barang-bukti,” demikian pungkas Ipda Ponsen Dadang, SH.
Truck Gandeng dan Tronton
Jalur tengkorak di Jl. Raya Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso yang menghubungkan antara wilayah Kabupaten Lumajang dan Probolinggo kembali memakan korban. Jumat (14/6/2013) malam, empat mobil mengalami kecelakaan beruntun di jalur maut ini, akibatnya tiga korban tewas seketika di lokasi kejadian.
Sumber: http://bit.ly/124x0V7  Foto: Admin Web.

Baca Selengkapnya »

Rabu, 12 Juni 2013

FPI Desak Tantowi Yahya Dipecat dari DPR

Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab mengecam keras kunjungan Politisi Partai Golkar Tantowi Yahya dan sejumlah orang lainnya ke Israel baru-baru ini. Habib mendesak Badan Kehormatan (BK) DPR dan Partai Golkar memecat Tantowi Yahya.

Habib juga menyebut Tantowi Yahya mengalami ‘keterlebakangan intelektual’ karena anggota komisi I DPR RI itu mengatakan Israel tidak memusuhi Islam.

“Heran, kok Golkar meletakkan orang yang mengalami ‘keterbelakangan intelektual’ sebagai anggota DPR RI,” kata Habib seperti dikutip SI online.

 

 “Bagaimana bisa Tantowi menyatakan bahwa Israel tidak memusuhi Islam?! Apa dia buta dan tuli, sehingga tidak tahu bahwa Israel itu menjajah negeri Islam Palestina, dan berulangkali menistakan kesucian Masjidil Aqsha, serta sering membombardir Gaza yang mengakibatkan banyak korban luka dan cacat bahkan mati dari kalangan wanita dan anak-anak umat Islam yang tidak berdosa?” tambah Habib.

Habib Rizieq menilai, Tantowi dan gerombolannya tidak berhak mengatasnamakan bangsa Indonesia. Karena tindakannya mengunjungi negara zionis itu telah melukai hati umat Islam Indonesia dan sudah melecehkan amanat Muqaddimah UUD 1945 yang antipenjajahan.

Atas pelanggaran tersebut, Habib Rizieq mengusulkan supaya BK DPR menyidang Tantowi dan memecatnya dari keanggotaannya di Komisi I DPR. Habib juga meminta Golkar supaya memecat Wasekjennya tersebut.

“BK DPR RI dan Partai Golkar harus menyidang Tantowi dan memecatnya dari anggota Komisi I DPR RI dan dari Golkar,” tandasnya.

Di tempat terpisah, Sekjen Forum Umat Islam (FUI) KH Muhammad Al Khaththath menyebut, pernyataan Tantowi Yahya bahwa Israel tidak memusuhi umat Islam adalah penyataan ngawur. "Tantowi Yahya itu ngawur. Masa Israel itu ga memusuhi Islam?," tegasnya.

"Apa Tantowi gak pernah baca Alquran bukankah di sana sudah dipastikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, bahkan dengan kalimat lam taukid dan nun taukid. Latajidanna asyadannaasi ‘adaa watan lilladziina aamanul yahuuda...," jelas Al Khaththath sembari membaca Surat Al Maidah ayat 83. 

Baca Selengkapnya »

Gelapkan 2 Motor, Bapak Berusia Muda Ini Ditangkap


Aksi nekat yang dilakukan oleh Samsul Arifin (22), bapak dua anak asal Desa Madurejo, Kecamatan Pasirian berujung dibalik jeruji Polsek Kota Lumajang. Ia ditangkap polisi, karena telah menggadaikan dua Sepeda motor Yamaha Vega R Nopol N 2007 YG  milik M. Abdul Jefri Susanto (24) warga Desa Klampokarum Kecamatan Tekung dan sepeda motor Honda Revo hitam Nopol N 5336 ZW, milik Lukman Salman (22), warga Jalan Kampung Baru, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang. 
  Penangkapan itu dilakukan pada Senin (10/6) malam kemarin, sekitar pukul 21.30 Wib, di rumah pelaku ketika asyik nonton televise. Menurut petugas, modus dari pelaku itu sendiri adalah, dengan cara pura-pura pinjam sepeda motor  kepada temannya untuk dipakai melayat ke Jember. Sayangnya, ketika ditunggu seharian ternyata sepeda motornya tidak dikembalikan tahu-tahu digadaikan.
Aksi pertama ia lakukan kepada korban bernama M. Abdul Jefri Susanto yang tak lain adalah teman kerjanya. Rabu (5/6) siang sekitar pukul 10.00 Wib, pelaku datang ke rumah korban berpura-pura untuk meminjam sepeda motor. Kepada korban pelaku berdalih, jika sepeda motor itu akan dipakainya ke rumah salah satu saudaranya yang tinggal di Jember.
Karena percaya, korban menyerahkan kontak bersama STNK-nya kepada pelaku. Namun setelah ditunggu-tunggu selama dua hari, sepeda tersebut tak kunjung dikembalikan. Ketika dihubungi lewat HP, pelaku berdalih masih sibuk. Karena curiga, akhirnya korban berusaha mendatangi rumah pelaku.
Ironisnya, ketika didatangi di rumahnya, pelaku berdalih jika sepeda motornya masih dipinjam saudaranya. Namun belakangan korban mendapat kabar, jika sepeda motornya digadaikan kepada salah satu teman pelaku. Dari informasi itulah, akhirnya korban melaporkan aksi penipuan disertai penggelapan itu ke Mapolsek Kota Lumajang.
“Saat itu korban mengaku kesal dan jengkel, akhirnya melaporkan kasus ini ke polisi,” terangnya. Dari laporan itulah, akhirnya malam itu  petugas langsung meluncur ke rumah tersangka yang ada di Desa Madurejo, Kecamatan Pasirian untuk melakukan penangkapan.
Ketika akan ditangkap, pelaku saat itu sedang asyik nonton televise di rumahnya. Takut pelaku kabur, petugas langsung menyergap dan membawanya ke Mapolsek. Kepada petugas, pelaku sempat berdalih jika uang hasil gadai sepeda motor itu akan dibuat tebus BPKB di Bank.
“Memang uang itu rencananya akan saya gunakan untuk menebus BPKB di Bank Pak,” aku bapak dua putri ini. Bahkan ia menjelaskan, jika setiap sepeda motor masing-masing ia gadaikan sebesar Rp. 3 juta.
Namun apapun alasannya, polisi tidak percaya begitu saja. Sebab tidak lama pelaku ditangkap, ada korban lain yang mengadu jika sepeda motornya juga dipinjam lalu digadaikan oleh pelaku.  Dalam setiap menjalankan aksinya, modus yang digunakan oleh pelaku sama dengan yang dilakukan kepada korban yang pertama.
Dari dua kerangan korban itulah, akhirnya dugaan petugas semakin kuat jika pelaku adalah pelaku penipuan disertai penggelapan. Sambil menunggu proses selanjutnya, akhirnya petugas menjebloskan pelaku pada sel tahanan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. 
Kapolsek Kota Lumajang, Iptu Totok Suyadi ketika dikonfirmasi media membenarkan tentang penangkapan itu. Menurutnya, penangkapan itu berdasarkan laporan dari kedua korban yang merasa ditipu oleh pelaku “Sementara ini kami masih melakukan pengembangan tentang dugaan ada korban-korban lainnya,” tegas Totok mendampingi Kapolres Lumajang, AKBP Susanto. 

Baca Selengkapnya »

4 gembong Pencuri Sapi Diciduk Polsek Candipuro

 Empat gembong spesialis pencuri sapi yang sering melakukan aksi kejahatannya diwilayah Kecamatan Candipuro dan sekitarnya akhirnya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Empat gembong tersebut ditangkap petugas Polsek Candipuro setelah melakukan aksi pencurian sapi jenis Limusin dikandang milik Bawon (48), warga Dusun Rejobalen Desa Kloposawit Kecamatan Candipuro.
Keempat pelaku tersebut antara lain Rudyanto (19) dan Suwarno (29) keduanya berasal dari Dusun Karangsari Desa Kaliwungu Kecamatan Tempeh, Mashudi (19) asal Dusun Jatiagung Desa Jatirejo Kecamatan Kunir dan Sariudin (55) asal Dusun Elosan Desa/Kecamatan Randuagung.
Penangkapan ini berawal ketika korban yang merasa sapi miliknya hilang dari kandang datang ke Mapolsek Candipuro sekitar pukul 01.00 dinihari kemarin. Setelah mendapat laporan tersebut petugas segera melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang mengendarai truk PS hitam Nopol N-8776-UZ.
Setelah melakukan penyisiran disekitar rumah korban petugas mendapat informasi dari salah seorang warga, jika ia sempat melihat ada truk warnah hitam yang mencurigakan berjalan kearah timur. Dari informasi itu petugas bersama-sama warga langsung melakukan pengejaran. Tak lama kemudian, petugas mendapati truk yang dimaksud. Tanpa basa-basi, petugas bersama warga langsung mendahului laju kendaraan truk tersebut kemudian melakukan penghadangan.
Karena takut tertangkap, para kawanan yang mengetahui dirinya diikuti orang segera memutar arah truk yang dikenadarainya dan berusaha kabur. Khawatir buruannya kabur, para petugas segera mengeluarkan tembakan peringatan, nampaknya tembakan tersebut membuat nyali kawanan tersebut ciut dan menghentikan laju kendaraannya.
Sesaat kemudian petugas berhasil meringkus keempat pelaku dan dibawa ke Mapolsek Candipuro. Dari hasil penangkapan ini petugas berhasil mengamankan truk yang dikendarai para pelaku yang berisian 3 ekor sapi jenis limusin hasil kejahatannya yang kemudian dijadikan sebagai barang bukti.
Kapolsek Candipuro, AKP Slamet Junaidi ketika dikonfirmasi media ini membenarkan tentang terjadinya penangkapan terhadap keempat kawanan spesialis pencurian sapi. “Untuk sementara keempat pelaku masih kami tahan untuk dilakukan pengembangan, karena tidak menutup kemungkinan pelaku telah melakukan aksinya diwilayah lain,” kata Junaidi.

Baca Selengkapnya »

6 Indikasi Money Politik Pilkada Lumajang Terindikasi.

 Panwaslu Lumajang masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap 6 dugaan money politik yang terjadi di Pilbup lalu. Dengan memiliki waktu 14 hari melaporkan ke Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Polres Lumajang, penyelesaikan administratif dikebut.

"Ya ada 6 kasus dugaan money politik yang akan kami rekomendasikan ke Gakkumdu," kata Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Pilkada, Panwaslu, Mukhammad Munir pada wartawan di kantornya, Selasa (11/6/2013).

Lanjut dia, pihaknya terus mengumpulkan barang bukti serta keterangan terlapor, pelapor dan saksi. Sehingga, dalam penangganan di Gakkumudu sangat cepat dipersidangkan. "Kita tunggu saja, kita masih memiliki waktu," terangnya.

Sejumlah persoalan dalam penanganan dan penindakan kasus dugaan money politik, tambah Munir, ada terlapor dan pelapor melarikan diri serta saksi tidak mau memberikan keterangan. Sehingga, dilakukan pendekatan oleh Panwascam bersama PPL pada para terlapor. Pelapor dan saksi. "Ini masih proses," ungkapnya.

Dalam waktu dekat, Panwaslu akan melakukan gelar perkara di Gakkumdu Polres Lumajang terakait pelanggaran pilkada. "Ya kita akan lakukan," pungkasnya. 

Baca Selengkapnya »

Sabtu, 08 Juni 2013

Skor Akhir Pertandingan Indonesia VS Belanda 0-3

 Hasil Pertandingan Indonesia vs Belanda pada laga persahabatan di Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (7/6/2013) malam WIB. Skuat Garuda hanya kalah dengan skor 0-3.
Hasil ini tidaklah terlalu mengecewakan terbukti dibabak pertama Indonesia mampu menahan imbang De Oranje, laga baru berjalan dua menit, Robin van Persie berhasil menjebol gawang Kurnia Meiga. Namun, pemain Manchester United itu telah terperangkap offside.
Pada menit ke-22, Indonesia mampu menciptakan peluang berbahaya melalui Greg. Penyerang Arema Indonesia itu nyaris menciptakan gol setelah terbebas dari pengawalan Belanda usai menerima umpan lambung Van Dijk. Sayang, Greg kurang tenang dan sepakannya hanya menghasilkan tendangan gawang.
Pada menit ke-30, kedua tim sepakat melakukan time out beberapa saat. Ini menjadi sejarah tersendiri, karena baru kali ini time out diberlakukan dalam pertandingan sepak bola.
Tim tamu terus mengurung pertahanan Indonesia. Belanda pun nyaris membuka keunggualan andai tandukan van Persie pada menit ke-31 tidak melambung dari gawang Kurnia Meiga.
Penyelamatan gemilang kembali ditunjukkan Kurnia Meiga saat berhasil mengeblok tembakan keras van Persie pada masa injury time babak pertama.
Belanda yang tak henti melancarkan serangan tak mampu menjebol gawang Kurnia Meiga hingga akhir babak pertama.
Memasukki babak kedua, baik Indonesia maupun Belanda melakukan beberapa rotasi pemain. Van Persie, Sneijder dan beberapa pilar Belanda lainnya ditarik keluar. Sementara di kubu Indonesia Wanggai, Salampessy, diganti.
Pada menit ke-57, De Jong mampu memecah kebuntuan De Oranje setelah tandukannya, memanfaatkan umpan crossing Ruben Schaken, meluncur deras ke gawang Meiga. Kedudukan pun berubah 0-1.
Di menit ke-67, skuat besutan Louis van Gaal, kembali menjebol gawang Indonesia. Lagi-lagi gol tercipta lewat tandukan De Jong. Gol kedua Belanda hampir mirip dengan skenario yang terjadi pada gol pertama, De Jong menanduk bola setelah memanfaatkan crossing Schaken, yang lolos dari pengawalan lini kiri pertahanan Indonesia.
Sayang, penurunan fisik skuat Garuda kian terlihat di akhir pertandingan. Alhasil, pada menit ke-90, Belanda mampu kembali memanfaatkan peluang lewat Robben. Winger Bayern Munich ini menggelontorkan gol setelah aksi individunya tak mampu dihalau lini belakang Indonesia. Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan Belanda 3-0

Baca Selengkapnya »

Jumat, 07 Juni 2013

Perang Spanduk BBM, PKS Vs Demokrat

 Dua spanduk berjajar di atas jembatan penyeberangan Warung Jati Barat Jakarta Selatan. Spanduk di bagian kiri bertuliskan, "Tolak Kenaikan Harga BBM." Spanduk itu turut mencantumkan logo Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Hanya hitungan sentimeter di sebelah kanan spanduk PKS, bentangan spanduk lain justru menunjukkan dukungan atas kenaikan harga BBM. "Subsidi BBM Boleh Dikurangi. Perhatian ke Rakyat Miskin Wajib Ditingkatkan," begitu bunyi spanduk yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat untuk SBY (Arus).

Perang spanduk PKS tolak BBM versus spanduk dukungan kenaikan harga BBM tak hanya terjadi di Jalan Warung Jati Barat. Nyaris di sepanjang jalan Warung Buncit, Mampang Prapatan, hingga kawasan Kuningan dibanjiri perang spanduk soal BBM.

Yang menarik, spanduk yang saling bertarung ini mencatut nama dua kekuatan politik Indonesia, yakni PKS dan SBY alias (Susilo Bambang Yudhoyono).

Beberapa hari sebelum terjadinya perang spanduk, sejumlah kader PKS dan Demokrat sempat beradu argumentasi soal manuver pemasangan spanduk soal BBM. Kubu partai Demokrat mengkritik keras langkah PKS yang memasang spanduk menolak kenaikan harga BBM.

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat yang juga Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin menyindir PKS agar tak hanya sekadar berani memasang spanduk tolak kenaikan harga BBM. "Kita tunggu PKS agar tidak hanya memasang pamflet menentang kenaikan BBM, tetapi juga pamflet antikorupsi," sindir Amir.

Petinggi PKS balas merespons pernyataan Amir. Anggota Dewan Syuro PKS Refrizal menantang Demokrat agar berani memasang spanduk dukungan menaikan harga BBM. Usai duel komentar di media itu, Jakarta pun disajikan duel spanduk terbuka.

Tidak hanya aksi duel berbalas spanduk. Di sejumlah wilayah tampak sejumlah spanduk dukungan dan penolakan harga BBM dirusak. Seorang pengamen yang biasa mengkal di lampu merah Warung Buncit, Reski, mengaku kerap melihat beberapa orang yang mengendarai sepeda motor merusak beberapa spanduk berisi pesan soal BBM. "Pas malam biasanya. Ada yang masang dan ada yang nyopot (spanduk)," ujar Reski kepada Republika.

Di sisi lain, aksi perang spanduk antara pendukung PKS dan pendukung SBY membuat gerah Pemerintah DKI Jakarta. Kepala Satpol PP Jakarta Barat Kadiman Sitinjak mengatakan, spanduk soal harga BBM telah melanggar aturan.

Sebab, pemasangan spanduk telah merusak keindahan kota karena di pasang di sejumlah fasilitas umum, seperti jembatan layang dan pagar taman jalur hijau. Walhasil, Satpol PP akhirnya menertibkan sejumlah spanduk itu.

"Tindakan tegas terpaksa kami lakukan karena selain tak memiliki izin, spanduk-spanduk itu juga merusak keindahan kota," ujar Kadiman.

Walau begitu, duel spanduk antara PKS dan pendukung SBY ternyata disyukuri oleh penjual spanduk. Pengusaha spanduk di kawasan Pejaten, Tarno (43 tahun), mengaku sudah sangat sering melihat spanduk PKS menolak harga BBM di jalanan Jakarta. "Spanduknya bahkan sampai ke Ciledug, Mas," ucap Tarno.

Dia mengaku, hingga kini belum kecipratan order spanduk dari PKS atau pendukung SBY. Tapi, lanjut dia, membuat spanduk seperti soal penolakan dan dukungan harga BBM tidaklah murah. Untuk spanduk berukuran 1 x 5 meter, harganya sekitar Rp 75 ribu sampai 125 ribu. "Kalau yang seperti soal BBM itu, harganya sekitar 115 ribu," ucap Tarno.

Tarno mengaku, senang bila kedua kubu itu terus perang spanduk. Dia justru mendukung agar kedua pihak penolak dan pendukung kenaikan harga BBM terus berperang spanduk. "Bisa laku keras nanti," ujarnya tertawa. 

Baca Selengkapnya »

Ini Kata Aa Gym Soal Larangan Polwan Berjilbab

 Aturan seragam untuk anggota Polri yang membuat polisi wanita (Polwan) tak bisa mengenakan jilbab mendapat respons  banyak pihak. Dai terkenal Abdullah Gymnastiar pun turut berkomentar dalam akun twitter-nya di @aagym.
"Di inggris Polwan diizinkan berjilbab, karena menghargai hak azasi manusia," ungkapnya, Rabu (5/6).
Pimpinan Pondok Pesantren Darut Tauhid Bandung ini pun mempertanyakan Peraturan Kapolri yang tidak memperbolehkan Polwan berjilbab. "Di indonesia mengapa POLRI belum mengizinkan ya?" tanyanya.
Polri tidak memperbolehkan Polwan berjilbab karena adanya Perkap yang sudah mengatur soal seragam Polwan. Guna mendapatkan dukungan agar boleh mengenakan jilbab saat mengenakan seragam dinas, muncul grup 'Dukung Polwan Berseragam di Izinkan Menggunakan Jilbab.
Ustaz Wahfiudin yang mengaku mendapatkan curahan hati seorang polwan yang mengeluh karena tidak diizinkan mengenakan jilbab saat berseragam, mengatakan, grup facebook itu dibuat para polwan yang ingin berjilbab untuk meminta dukungan. Saat ini, grup itu mendapat respon 1.334 Facebooker.
"Jeritan hati perwira Polwan tersebut juga telah disampaikan ke MUI, para ulama dan DPR RI," ujar polwan yang tidak bersedia disebutkan namanya kepada Ustaz Wahfiudin yang disampaikan ke ROL, Selasa (4/6)

Baca Selengkapnya »

Hari ini di 1999, Pemilu Pertama di Indonesia Setelah Orde Baru Tumbang

 Hari ini di 1999, pemilihan umum Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah diselenggarakan secara serentak. Pemilihan Umum ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan setelah runtuhnya Orde Baru dan juga yang terakhir kalinya diikuti oleh Provinsi Timor Timur.

Pemilihan Umum ini diikuti oleh 48 partai politik, yang mencakup hampir semua spektrum arah politik (kecuali komunisme yang dilarang di Indonesia). Penentuan kursi dilakukan secara proporsional berdasarkan persentase suara nasional. Sebagai pemenang pemilu adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan disusul Partai Golkar.

Baca Selengkapnya »

Kamis, 06 Juni 2013

KPU: Pasangan SA'AT Menangi Pilbup Lumajang

Hasil rapat pleno penghitungan suara pilkada Lumajang oleh KPU Jatim, Pasangan Cabup/Cawabup Lumajang, Sjharazad Masdar-As'at Malik berhasil unggul. Proses rekapitulasi diwarnai aksi keberatan dan walk out oleh saksi 3 cabup/ cawabup lain.

Hasil rekapitulasi KPU Jatim adalah sebagai berikut SA'AT : 199.342 suara, A-RIF : 137.917 suara,  ASA : 190.321 suara dan Indah-Kafi : 36.302 suara. "Hasil rekapitulasi, incumbent unggul," kata Ketua KPU Jatim, Andre Dewanto pada wartawan, Kamis (6/6/2013).

Lanjut dia, dirinya tetap melakukan rekapitulasi meski ada aksi keberatan dan walk out, karena sesuai dengan regulasi demokrasi. Bila ada yang tidak puas dengan hasil rekapitulasi pilkada, dipersilakan melalui MK.

"Ya silakan gugat ke MK bila memiliki bukti dan dasar gugatan yang kuat," terangnya.

Bagi tim dan saksi cabup/cawabup yang keberatan dengan hasil rekapitulasi suara KPU, tambah Andre, pihaknya menyiapkan form keberatan hasil pilkada. "Jadi silakan diisi, satu kata memiliki makna hukum," ungkapnya.

Sementara aparat keamanan terus berjaga di dalam dan luar kantor KPU Lumajang. "Kami akan terus melakukan pelayanana keamanan, hingga rekapitulasi selesai," kata Kapolres Lumajang, AKBP Susanto.
Sekadar diketahui, hasil penghitungan KPU Jatim ini berbeda jauh dengan hasil quick count yang digelar Proximity beberapa waktu lalu. Proximity mencatat bawha Ali Mudhori - Samsul Hadi (ASA) yang mendapat nomor urut 3 memimpin dengan perolehan 36,25 persen. Disusul oleh pasangan nomor satu, Sjahrazad Masdar - As'at Malik (SAAT) membututi dengan perolehan 33,26 persen. Posisi ketiga ditempati oleh Agus Wicaksono - M Adnan Syarif (Arif) dengan perolehan 24,82 persen. Di posisi terakhir ditempati oleh nomer urut empat, Indah Pakarti - Abdul Kafi (Indah-Kafi) dengan perolehan 5,67 persen.

Baca Selengkapnya »

Anggap Pilkada Lumajang Cacat Hukum. Saksi Tiga Paslon Tolak Pleno KPU


Rapat pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Bupati Lumajang memanas. Pasalnya, tiga saksi pasalon pasangan ASA, Arif dan Indah-Kafi menolak digelar rapat plrno tersebut. Ditenggarai penolakan yang dilakukan ketiga saksi dari keempat saksi paslon yang hadir menginginkan Pilkada yang baru selesai digelar 29 Mei lalu diulang kembali.
Ditenggarai desakan yang dilakukan ketiga saksi paslon yang diduga kalah perolehan suara versi desk pilkada itu lantaran pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan cacat hukum karena menyalahi Putusan Pengadilan Negeri Negara
Menurut Tim sukses Paslon nomor urut dua, Agus Wicaksono. S. Sos - KH. Adnan Syarif, LC menolak kepada pimpinan sidang bahwa, hasil pilkada ini cacat hukum.  
" Kami tidak  menerima hasil rapat pleno kali ini, karena banyak gejanggalan yang terjadi, kami akan mengumpulkan bukti- bukti dan akan kami rekap semuanya selanjutnya akan kami gugat ke Mahkamah Konstitusi,"  ujar Arif Muhammad Sukur.
Sementara itu, saksi dari pasangan nomor urut tiga Dr. Ali Mudhori- Samsul Huda, SH. MH (ASA). H. Masyitah yang merupakan istri Ali Mudhori menyatakan pihaknya menolak digelar rapat pleno tersebut.Bahkan, tidak tanggung-tanggung penolakan yang dilakukan saksi ASA itu hingga keluar persidangan rekapitulasi tersebut. Ditenggarai saksi ASA lantaran tim belum nenerima C1, D1 dsb.  
"Saya menyampaiakan keberatan harus dipenuhi, ada beberapa pelanggaran dilakukan oleh penyelenggara pemilu mulai dari C1, sampai D1, 5A, belum saya dapat," sontaknya. Setali tiga uang, saksi pasangan Indah-Kafi juga menyerukan pilkada kali ini cacat hukum. Agus mengatakan, pelanggaran berat karena menyalahi putusan MK. " , pilakada ini cacat hukum," tegasnya.
Secara terpisah dalam satu ruangan rapat, pimpinan sidang pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara pilbup Lumajang Andre Dwianto Ahmad, SH memotong habis penolakan dari ketiga saksi utusan pasalon itu. Andre mengungkapkan, bahwa rapat pleno kali ini hanya membahas rekapitulasi perolehan suara saja bukan membahas masalah pelanggaran.
" Ini rapat pleno rekapitulasi, silahkan jika mempunyai data-data yang akan berpengaruh kepada hasil pemilu silahkan dibawa ke MK, ini rapat menjumlah perolehan suara." Ungkap ketua KPU propinsi jatim itu.
Ia mengungkapkan, bahwa hasil rapat pleno rekapitulasi ini disahkan. Akan menjadi dasar bagi pasalon yang tidak terima hasil pilkada menggugat ke MK.
" Sebelum ini dijumlah, maka tidak bisa menggugat keputusan ke MK, ini merupakan syarat gugatan bahwa harus ada  surat putusan dari KPU propinsi. Data-data dilengkapi.  Memutuskannya tergantung proses yang dilakukan   MK dan KPU sudah menyiapkan formulir gugatan" tambahnya.
Dari keempat saksi yang melakukan penolakan rapat pleno rekapitulasi perolehan suara pemilihan Bupati. Saksi dari tim kemenangan Incumbent DR. Sjahrazad Masdar. MA- Drs. As'at Malik. M.Ag hanya berdiam saja tidak melakukan komentar sedikitpun dan mengikuti prosesi pleno tersebut.

Baca Selengkapnya »

Mashitah, Istri Ali Mudhori Walk Out Dari Rapat Pleno KPU Lumajang



Terkait dengan keberatan tidak di terimanya oleh ketua rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara KPU Jatim, Andre Dewanto,saksi dari pasangan cabup/cawabup nomor urut 3, Ali Mudhori-Samsul Hadi, Mashitah dan Rochim langsung  walk out dan tidak mengikuti rapat pleno KPU kamis (06/06/2013).

Walk outnya Masyitah itu berdalih, pihaknya sampai saat ini tidak mengantongi form CI, DI dan DA, sehingga tidak bisa melakukan rekapitulasi.Masih kata Masitah, apalagi pelaksanaan pemilukada Lumajang  ditengarai banyak pelanggaran yang dilakukan penyelenggaran, mulai di tingkat KPPS, PPS dan PPK. "Kalau tidak mengantongi form itu, dalam rapat ini kita bisa seperti patung," ungkap Mashitah

Akibat tidak diterimanya keberatan itu,Mashitah dan saksi lainnya dari kubu ASA langsung meninggalkan rapat pleno rekapitulasi. Walk outnya Mashitah, membuat ketua Rapat Pleno juga tidak bisa mencegah. "jika itu keputusan anda, kami tidak bisa mencegah," kata Ketua KPU Jatim, Andre Dewanto.

Andre juga menjelaskan, jika pada hari ini KPU  tidak menghasilkan keputusan rekapitulasi hasil Pemilukada Lumajang, yang keberatan tbisa mengugat ke MK. Bila ada yang keberatan dengan rekapitulasi, KPU sudah menyediakan  formulir catatan khusus. "Kita Sudah siapkan, formulir keberatan," terangnya.

Baca Selengkapnya »

Desk Pilkada Diduga Tidak Netral, Kubu ASA Menolak Hasil Pilkada

 Terkait dengan adanya dugaan ketidak netralan PNS dalam Pemilukada Lumajang, perwakilan Tim pasangan ASA bertemu dengan Desk Pilkada Pemkab Lumajang Rabu(05/06/2013). Keinginan ini karena adanya dugaan hasil perolehan suara pilkada yang dikeluarkan lembaga yang dibentuk Bupati Lumajang.

Tim perwakilan ASA mendesak hasil pilkada di batalkan dan desk pilkada dibubarkan, karena tidak netral."Kami meminta pembatalan hasil pilkada," kata Yudianto,salah satu korlap aksi pada wartawan usai menemui tim desk Pilkada.

Yudianto menilai, pemilukada kalini diduga ada kecurangan dalam proses pilkada dan masyarakat dibuat bingung dengan hasil desk pilkada. Sehingga, ada proses demokrasi yang disalah gunakan. "Ini jelas kecurangan dilakukan desk pilkada," ungkapnya.

Ditempat yang sama, ketua Tim Desk Pilkada Pemkab Lumajang, Abdul Fatah Ismail mengatakan, pihaknya mengumumkan hasil pilkada sesuai dengan pantauan dilapangan,dan ini sudah sesuai dengan Undang-Undang No. 14 tahun 2008 tentang keterbukaan publik. "Hal ini kami sampaikan ke masyarakat karena sudah sesuai dengan aturan, tetapi hasil KPU-lah yang diakui," ujar Sekda Lumajang itu.

Terkait dengan tuntutan tim ASA dibubarkan, Fatah mengatakan, pihaknya akan membubarkan sendiri setelah cabup/cawabup ditetapkan. "Jadi akan bubar sendiri sesuai Undang-Undang," pungkasnya.

Baca Selengkapnya »

Rabu, 05 Juni 2013

Kantor PEMKAB Lumajang dan KPUD Dijaga Ekstra Ketat, Buntut Isu Demo Besar-besaran.

Lumajang: Situasi kota Lumajang hari Rabu ini terasa berbeda, banyaknya aparat kepolisian yang lalu lalang juga konsentrasi petugas kepolisian di beberapa tempat seperti di KPUD Lumajang jalan Veteran, dan di beberapa titik akses menuju ke kota nampak sangat mencolok, konsentrasi petugas kepolisian juga nampak terlihat di jalan Alun-alun utara didepan kantor Pemkab Lumajang. Banyaknya petugas kepolisian ini memang sudah terlihat sejak tahapan pelaksanaan Pilbub Lumajang berlangsung dan petugas ini juga melibatkan kesatuan-kesatuan lain yang di BKO-kan di Lumajang dalam momentum Pilbub. Setidaknya ada 1.942 personil yang dikerahkan untuk pengamanan yang berasal dari kesatuan Brimob Polda Jatim, Sabhara Polres Lumajang, Polres Jember, Polresta dan Polres Probolinggo.
Terlebih dengan adanya tuntutan dari salah satu kubu kandidat peserta Pilbub Lumajang yang meminta Pilkada ulang. Dan itu di disinyalir akan disuarakan dengan menggelar aksi demo ke Kantor Pemkab dan KPUD Lumajang pada hari ini.
Dari info yang bisa dihimpun, tuntutan aksi demo ini adalah meminta Desk Pilkada Lumajang dibubarkan dan pembatalan hasil pilkada serta menuntut pilkada ulang.

Baca Selengkapnya »

Selasa, 04 Juni 2013

Pembekalan Calon Anggota Legislatif (BCAD) PKS se Jatim di Surabaya.



Partai Keadilan Sejahtera Jawa Timur mengadakan pembekalan bagi seluruh BCAD kabupaten/kota dan propinsi untuk memenangkan Pemilu 2014. Konsolidasi kader PKS se-Jawa Timur itu digelar di World Trade Cntre Surabaya, Senin 3 Juni 2013. Acara yang dihadiri Presiden PKS Anis Matta dan beberapa pengurus DPP termasuk juru bicara DPP PKS di bidang Hukum (Fahri Hamzah), bidang Ekonomi (Andi Rahmat), bidang Politik (Mahfud Siddiq).
Acara yang dibuka oleh ketua DPW PKS Jawa Timur drh. Hamy Wahyunianto, MM itu dikemas dalam balutan budaya Jawa Timur terlihat dari beberapa Slogan tulisan yang terpampang di spanduk/banner acara, diantarannya “Salam satu nyali PKS Wani” dan “Lik aku PKS koen take opo” dan acara digelar tanpa kursi atau dlosoran dilantai, selain itu dalam sesi hiburan menampilkan seni ludruk dagelan khas Jawa Timuran. “Saat ini PKS Jawa Timur telah memiliki 6 aleg pusat, 7 aleg propinsi dan 74 aleg DPRD kab/kota,  Mereka seluruhnya siap membackup dan memenangkan pemilu 2014 dalam meraih target tiga besar” ujur Hamy sapaan akrab ketua DPW PKS Jatim itu.

Dalam konsolidasi BCAD tersebut dipaparkan mengenai kondisi Hukum, Ekonomi, dan Politik yang akan dihadapi Indonesia yang menuntut perjuangan PKS untuk memecahkannya. Presiden PKS Anis Matta dan ketiga juru bicara DPP diatas menggembleng kader PKS dengan orasi politiknya. Ada hal yang berbeda dalam orasinya kali ini. Selain menggelorakan semangat kader, juga akan bernuansa budaya yang menuntut seluruh caleg PKS untuk mampu bermasyarakat dan mengangkat nilai-nilai budaya.
Senada dengan perhelatan diatas DPD PKS Kab. Lumajang juga mengirimkan calon anggota legislatifnya yang dipimpin langsung oleh ketua umum DPD PKS Kab. Lumajang Drs. Imam Rofiq, di temui di sela-sela pemberangkatan di terminal Wonorejo Lumajang beliau mengatakan “kami mengirim semua caleg kami dengan komitmen satunyali, yaitu PKS mengan.

Baca Selengkapnya »

Serukan PM Turki Mundur, Aksi Demo Juga Berlangsung di New York


Aksi demo antipemerintah tengah marak melanda Turki. Namun aksi serupa juga berlangsung di New York, Amerika Serikat. Sekitar 100 demonstran menggelar aksi unjuk rasa di luar gedung konsulat Turki di New York. Mereka menuntut pengunduran diri Perdana Menteri (PM) Turki Recep Tayyip Erdogan.

Aksi yang digelar Senin, 3 Juni waktu setempat itu, juga dilakukan untuk menunjukkan solidaritas bagi para demonstran di Turki.

Dalam aksi berskala kecil yang digelar di jantung kota New York tersebut, para demonstran meneriakkan "Kami ingin kebebasan" dan "Erdogan, mundur!" Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Selasa (4/6/2013).

Beberapa demonstran membawa foto-foto Erdogan yang dibubuhi lambang Nazi, sementara demonstran lainnya melambai-lambaikan bendera Turki. Sebagian demonstran juga membawa spanduk-spanduk bertuliskan "Turki, kalian tidak sendiri" dan "Hentikan kebrutalan polisi."

Beberapa hari terakhir ini, para demonstran di Istanbul, Ankara dan kota-kota Turki lainnya melakukan protes terhadap langkah Islamisasi yang dilakukan PM Erdogan. Sebagian demonstran khawatir Turki akan kembali menjadi negara Islam karena baru-baru ini pemerintahnya membatasi penjualan minuman beralkohol.

Para demonstran umumnya kaum muda-mudi dan berasal dari warga kelas menengah perkotaan. PM Erdogan menyebut para pengunjuk rasa tidak demokratis dan terinspirasi oleh partai-partai oposisi.

Baca Selengkapnya »

Senin, 03 Juni 2013

Tersangka Peledakan Bom Senduro Ditangkap.

 Lumajang - Kepolisian Resort Lumajang menetapkan satu orang tersangka kasus ledakan bom di Desa Senduro Kecamatan Senduro pada Sabtu, 1 Juni 2013. Kepala Kepolsian Resort Lumajang, Ajun Komisaris Besar Polisi Susanto, mengatakan orang itu diduga kuat pemilik atau pembawa bahan peledak berupa bom rakitan itu. "Inisialnya F, 23 tahun, dia warga Lumajang,"kata Susanto, Minggu, 2 Juni 2013.
Dia menambahkan, F menyerahkan diri kepada aparat kepolisian di kantor Desa Senduro menjelang tengah malam. Sebelumnya, polisi memburu dia ke rumahnya dan sejumah tempat sejak sing hingga malam. Dia diduga kuat terlibat dalam ledakan di depan kantor PT Arifin Sedayu dan kantor unit Bank Rakyat Indonesia (BRI) Senduro. "Berdasarkan keterangan enam saksi, dia sempat melarikan diri meninggalkan TKP sesaat setelah ledakan terjadi,"kata Susanto menambahkan.
Hingga kini, kata dia, polisi juga masih memburu seorang teman F yang diduga melarikan diri ke luar kota. Polisi juga mendalami motif peledakan itu. Tim penyidik kepolisian, kata dia, belum bisa menyimpulkan apakah ledakan bom itu terkait terorisme atau buntut konflik setelah pemilihan kepala daerah (pilkada) Lumajang. "Pengakuan tersangka, itu untuk bom ikan. Banyak kabel dan paku di TKP,"katanya.
Sebuah ledakan mengegerkan warga Desa Senduro pada Sabtu, 1 Juni 2013 sekitar pukul 09.30 WIB. Ledakan berasal dari kamar depan sebuah rumah di RT 2 RW 8, Desa/Kecamatan Senduro. Rumah itu dikontrak sebagai kantor PT Arifin Sedayu, yang berbisnis jual beli tiket serta ekspedisi barang.
Sejumlah saksi mata menuturkan, beberapa menit setelah peristiwa ledakan keras itu, dua orang karyawan PT Arifin Sedayu nampak terburu-buru keluar dari rumah dengan sepeda motor. "Naik sepeda motor honda beat merah pelat W, berboncengan menuju kota (Lumajang)," kata seorang saksi mata, Mohammad Mahfudz.
Informasi yang diterima tempo.co, tersangka F yang dimaksud polisi adalah Fungky, pemuda asal desa Paguwan Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang. Dia bekerja di PT Arifin bersama bersama temannya yang berasal dari Lamongan.
Sejak peristiwa ledakan itu, hingga kini ratusan aparat kepolisian melakukan patroli rutin hingga ke desa-desa. Di wilayah kota dan sekitanya, sejumlah kendaraan taktis (rantis) dan mobil patroli polisi disiagakan di beberapa tempat strategis dan fasilitas publik. "Situasinya koq seperti perang saja. Sampeyan dengar sendiri, tiap setengah jam sirine mobil patroli lewat,"ujar Heru, seorang warga Kecamatan Kota Lumajang.
 

Baca Selengkapnya »